Seiring dengan perkembangan zaman saat ini teknologi
merupakan sebuah hal yang sangat diperlukan bahkan dibutuhkan oleh manusia
dalam kehidupannya sehari – hari.Karena perkembangan teknologi sekarang
sangatlah pesat, banyak sekali peralatan – peralatan elektronik berbasis sistem
operasi seperti yang ada pada komputer.Misalkan handphone pada zaman sekarang
yang sudah banyak menggunakan sistem operasi sperti ios,android,symbian
dll.Maka sekarang handphone – handphone tersebut dijuluki sebagai smart phone
yaitu handphone pintar,karena sebagian dari sistem dalam handphone tersebut
sudah mendukung aplikasi – aplikasi sama seperti pada komputer.Karena teknologi
pada saat ini sudah menjadi bagian hidup pada manusia maka tak jarang mereka
sering menggunakan peralatam teknologi atau gadget tersebut kapan saja dan
dimana saja untuk membantu kegiatan mereka sehari – hari.Contoh Aplikasi yang
ingin saya buat misalnya aplikasi pengecekan kesehatan manusia pada
android,aplikasi ini bertujuan untuk menganalisis kesehatan pada tubuh manusia
seperti yang ada pada ilmu kedokteran.Sistem ini akan memberikan solusi ketika
manusia memberikan sebuah pernyataan tentang kesehatan yang dialaminya dan alat
tersebut akan mengkonfigurasi lalu akan memeberikan solusinya sesuai apa yang
dialami atau dirasakan manusia tersebut.Aplikasi ini ditujukan untuk smart
phone,tablet pc atau gadget lain yang berbasis sistem operasi android.
Jumat, 10 Januari 2014
Rabu, 04 Desember 2013
KUTIPAN(QUOTATION) ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA
Kutipan abstrak pada pendahuluan
Seperti yang sudah dijelaskan pada bab pendahuluan,bahwa
perkembangan teknologi pada zaman sekarang sangatlah pesat.Semua orang telah
terbiasa dengan teknologi yang ada pada saat ini,karena teknologi itu sendiri
dapat membantu/meringankan pekerjaan manusia.Begitupun dalam dunia
perusahaan,dalam dunia perusahaan pasti memiliki manajemen system yang canggih
dan juga up to date,dalam dunia perusaahan penggunaan teknologi yang sudah
canggih dan up to date sangatlah berarti bagi perusahaan mereka,karena dapat
menghasilkan produktifitas yang baik dan juga kinerja yang baik,selain itu juga
mempermudah pengaksesan dalam komunikasi antar sesama karyawan dalam perusahaan
tersebut.Salah satu system yang digunakan adalah system absensi elektronik pada
karyawan.
Daftar pustaka :
- Peranginangin, Kasiman (2006). Aplikasi Web dengan PHP dan MySql. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.
- Soekirno, Harimurti ( 2005). Cara Mudah Menginstall Web Server Berbasis Windows Server 2003. Jakarta: Elex Media Komputindo.
Minggu, 24 November 2013
PERENCANAAN PENULISAN KARANGAN ILMIAH DAN KERANGKA KARANGAN
Kerangka penulisan ilmiah
JUDUL
ABSTRAK
LEMBAR PERSETUJUAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR LAMPIRAN
DAFTAR TABEL
BABI. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Perumusan Masalah
C. Tujuan dan Manfaat Penulisan
1. Tujuan Penulisan
2. Manfaat Penulisan
BAB II. KAJIAN TEORITIS DAN METODOLOGI PENULISAN
A. Kajian Teoretis
B. Kerangka Berpikir
C. Metodologi Penulisan
BAB III. PEMBAHASAN (judul sesuai topik masalah yang
dibahas)
A. Deskripsi Kasus
B. Analisis Kasus
BAB IV KESIMPULAN
A. Kesimpulan
B. Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN (termasuk sinopsis gambaran umum
perusahaan yang ditulis)
Aplikasi Surat Izin Karyawan Elektronik
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Seiring dengan berjalannya waktu perkembangan zaman pada
masa ini sangatlah pesat terutama dalam bidang IPTEK.Teknologi yangb sedang
berkembang pada masa ini berada dalam Negara-negara maju terutama di Negara –
Negara di Eropa seperti Amerika,Finlandia dan Jerman dan juga Asia seperti
Jepang,Korea dan China kemajuan teknologi pada masa ini sangatlah berpengaruh
terhadap kehidupan kita sehari – hari karena dengan kemajuan teknologi tersebut
dapat mempermudah aktifitas dan pekerjaan kita dalam kehidupan sehari –
hari.Perkembangan teknologi dalam Negara sendiri juga tidak kalah canggih
dengan Negara – Negara tersebut,banyak orang – orang Indonesia yang menciptakan
berbagai macam inovasi teknologi yang cukup baik dan juga menarik,tetapi sayang
terkadang kurang perhatian dari pemerintah kita sendiri.Dalam kaitannya dengan
perkembangan teknologi pada masa kini,Penulis mencoba untuk membuat aplikasi
surat izin karyawan elektronik yang nantinya ditujukan untuk perusahaan.
Selasa, 12 November 2013
Candi Borobudur
Candi Borobudur adalah
sebuah candi terbesar di Indonesia yang
terletak di Magelang,Jawa Tengah pada Candi berbentuk stupa ini
didirikan oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno sekitar
tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Bangunan
Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter
sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling
bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur
sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat
tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap
tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana,
setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap
tingkatan kehidupan tersebut.Selain itu, terdapat pula relief yang
menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Misalnya, relief tentang aktivitas
petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistem pertanian saat itu dan relief
kapal layar merupakan representasi dari kemajuan pelayaran yang waktu itu
berpusat di Bergotta (Semarang).Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur
mencerminkan ajaran sang Budha. Karenanya, candi ini dapat dijadikan media
edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha. Menurut
bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya
pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.
Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir
Thomas Stamford Raffles, yang saat itu
menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur
telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran
terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah
Republik Indonesia dan UNESCO,
kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.
Jumat, 01 November 2013
INDONESIA
Indonesia adalah Negara yang
salah satunya ada di asia tenggara,selain itu Indonesia juga di lintasi oleh
garis katulistiwa yang diapit oleh dua benua yaitu benua asia dan benua Australia
serta terletak di antara samudra pasifik dan samudra hindia. Di Indonesia
memiliki populasi sebesar 237 juta jiwa pada tahun 2010. Indonesia adalah
negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar
di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam.
Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik,
dengan Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih langsung.Ibu kota Negara
Indonesia ialah Jakarta. Indonesia berbatasan darat dengan Malaysia di Pulau
Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan
dengan Timor Leste di Pulau Timor.
Negara tetangga lainnya adalah Singapura, Filipina, Australia,
dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India.Yang menjadi ciri
khas dari Negara Indonesia itu sendiri adalah Indonesia memiliki berbagai macam
suku,budaya dan agama,tidak hanya itu tetapi Indonesia juga khas dengan tempat –
tempat wisatanya,maka tidak sedikit dari para wisatawan domestik maupun
wisatawan asing yang berkunjung ke tempat – tempat wisata yang ada di Indonesia
ini.Tempat yang terkenal dan sering dikunjungi oleh para wisatawan adalah pulau
bali,Pulau bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota
provinsinya ialah Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini.
Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu.Selain memiliki pemandangan dan tempat
pariwisata yang indah,di Bali juga memiliki banyak keragaman seni dan
budayanya,itulah yang membuat para wisatawan baik dari luar negeri maupun dalam
negeri berkunjung ke pulau bali,itulah sekilas dari keanekaragaman pulau bali
selain pulau Bali masih banyak pulau – pulau di Indonesia yang memiliki ciri
khasnya masing - masing.Selanjutnya ciri khas yang dimiliki oleh Negara Indonesia
adalah dari segi kulinernya,di Indonesia banyak terdiri dari 34 provinsi.Provinsi
dibagi menjadi 403 kabupaten dan 98 kota yang dibagi lagi
menjadi kecamatan dan
dibagi lagi menjadi kelurahan,kampung, desa atau istilah lain yang diakomodasi oleh
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.Dan dari setiap
provinsi,kabupaten dan kota memiliki kuliner yang khas,sehingga banyak juga
para wisatawan yang tidak hanya menikmati pemandangan saat berlibur tetapi
mereka juga menikmati kuliner khas Indonesia yang lezat – lezat dan juga
beraneka ragam.Itulah sedikit seputar tentang Negara Indonesia ini dengan
berbagai macam keanekaragaman suku,budaya dan agamanya tetapi juga dari segi
pariwisata dan kulinernya dan masih banyak lagi yang terdapat di Negara Indonesia
ini.Kita sebagai WNI ( Warga Negara Indonesia ) ini tugasnya adalah wajib
menjaga dan melestarikan suku dan budaya yang ada di Indonesia ini sehingga apa
yang sudah dimiliki sebagai ciri khas di Negara Indonesia ini tidak di klaim
lagi oleh Negara lain dan kita juga patut untuk mencintai produk buatan dalam
negeri sendiri dan juga mendukung kreatifitas anak bangsa ini untuk memajukan
Bangsa Indonesia ini sehingga Negara kita tidak kalah saing dengan Negara lain.
Sabtu, 26 Oktober 2013
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Ejaan Yang
Disempurnakan (EYD)
EYD adalah kaidah atau tata cara penggunaan bahasa Indonesia
untuk keteraturan dan keseragaman bentuk terutama dalam bahasa
penulisan.Keteraturan Bentuk akan memberi ketepatan dan memperjelas makna dari
bahasa itu sendiri dalam penggunaannya.Ejaan Yang Disempurnakan adalah ejaan
yang berlaku sejak tahun 1972,ejaan ini menggantikan ejaan yang sebelumnya
digunakan oleh Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi.Sekarang kita akan membahas
tentang sejarah dari Ejaan Yang Disempurnakan,adapun sejarahnya adalah sebagai
berikut :
Berdasarkan sejarah perkembangan ejaan,sudah mengalami
perubahan system ejaan yaitu :
1.
Ejaan Van Ophuysen
2.
Ejaan Suwandi
3.
Ejaan Melindo (Melayu Indonesia)
4.
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Itu adalah sejarah perubahan system penggunaan Ejaan Yang
Disempurnakan,sekarang saya akan menjelaskan perubahan system tersebut
Ejaan Ophuysen Ejaan Republik (Ejaan
Suwandi) Ejaan Yang
Disempurnakan(EYD)
(1901-1947) (1947-1972) (Mulai
16 Agustus 1972)
1. Choesoes 1.Chusus 1.Khusus
2. Djoem’at 2.Djum’at 2.Jumat
3. Ja’ni 3.Jakni 3.Yakni
Dari perubahan system
diatas,perubahan terakhirlah yang digunakan hingga saat ini yaitu Ejaan Yang
Disempurnakan(EYD).Selain perubahan system penulisan EYD,ada juga ruang lingkup
yang berkaitan dengan penulisan EYD,ruang lingkup tersebut meliputi lima aspek
sebagai berikut :
1. Pemakaian
huruf
2. Penulisan
huruf
3. Penulisan
kata
4. Penulisan
unsur
5. Pemakaian
tanda baca
Yang pertama ada Pemakaian
huruf,dalam EYD pemakaian huruf adalah bagaimana cara pemakaian huruf yang
benar sesuai dengan kaidah atau tata cara dalam EYD,pemakaian huruf tersebut
terbagi lagi menjadi 5 bagian diantaranya : 1.Huruf abjad 2.huruf vocal 3.huruf
konsonan 4.huruf diftong 5.gabungan huruf konsonan.Selanjutnya ada penulisan
huruf,disini penulisan huruf itu harus sesuai dengan EYD agar makna dari
penulisan kata tersebut dapat atau mudah dimengerti bagi para pembaca,penulisan
huruf tersebut terbagi lagi menjadi 2 jenis yaitu :
1. Penggunaan
Huruf Kapital
1.
Jabatan
tidak diikuti nama orang
2.
Huruf
pertama nama bangsa
3.
Nama
geografi sebagai nama jenis
4.
Setiap
unsur bentuk ulang sempurna
5.
Penulisan
kata depan dan kata sambung
2. Penulisan
Huruf Miring
1.
Penulisan
nama buku
Contoh:
Buku Jurnalistik Indonesia, Majalah Sunda Mangle, Surat
Kabar Bandung Pos.
- Penulisan penegasan kata dan
penulisan bahasa asing
Contoh: boat
modeling, aeromodeling, motorsport.
- Penulisan kata ilmiah
Contoh, royal-purple
amethyst, crysacola, turqoisa, rhizopoda, lactobacillus, dsb.
Selanjutnya
ada penulisan kata adalah penulisan kata yang biasa kita gunakan pada kehidupan
sehari – hari dan penulisan kata tersebut terbagi menjadi 9
jenis yaitu :
1.
Kata
dasar
2.
Kata
turunan ( kata berimbuhan )
3.
Kata
ulang
4.
Gabungan
kata
5.
Kata
depan/preposisi (di,ke,dari,dalam,kepada,pada)
6.
Kata
sandang ( si dan sang )
7.
Partikel
8.
Singkatan
dan akronim
9.
Angka dan
lambang bilangan
Setelah
penulisan kata,selanjutnya ada lagi tentang penulisan unsur serapan.Penulisan
unsur serapan disini maksudnya adalah seringkalinya mengambil dan menyerap
unsur asing tanpa memperhatikan aturan,situasi dan kondisi yang ada.Berdasarkan
taraf integritasnya ,unsur serapan dalam bahasa Indonesia dikelompokkan dua
bagian yaitu : 1.Secara adopsi 2.Secara adaptasi.
Sabtu, 12 Oktober 2013
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Ejaan Yang
Disempurnakan (EYD)
EYD adalah kaidah atau tata cara penggunaan bahasa Indonesia
untuk keteraturan dan keseragaman bentuk terutama dalam bahasa
penulisan.Keteraturan Bentuk akan memberi ketepatan dan memperjelas makna dari
bahasa itu sendiri dalam penggunaannya.Ejaan Yang Disempurnakan adalah ejaan
yang berlaku sejak tahun 1972,ejaan ini menggantikan ejaan yang sebelumnya
digunakan oleh Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi.Sekarang kita akan membahas
tentang sejarah dari Ejaan Yang Disempurnakan,adapun sejarahnya adalah sebagai
berikut :
Berdasarkan sejarah perkembangan ejaan,sudah mengalami
perubahan system ejaan yaitu :
1.
Ejaan Van Ophuysen
2.
Ejaan Suwandi
3.
Ejaan Melindo (Melayu Indonesia)
4.
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Itu adalah sejarah perubahan system penggunaan Ejaan Yang
Disempurnakan,sekarang saya akan menjelaskan perubahan system tersebut
Ejaan Ophuysen Ejaan Republik (Ejaan
Suwandi) Ejaan Yang
Disempurnakan(EYD)
(1901-1947) (1947-1972) (Mulai
16 Agustus 1972)
1. Choesoes 1.Chusus 1.Khusus
2. Djoem’at 2.Djum’at 2.Jumat
3. Ja’ni 3.Jakni 3.Yakni
Dari perubahan system
diatas,perubahan terakhirlah yang digunakan hingga saat ini yaitu Ejaan Yang
Disempurnakan(EYD).Selain perubahan system penulisan EYD,ada juga ruang lingkup
yang berkaitan dengan penulisan EYD,ruang lingkup tersebut meliputi lima aspek
sebagai berikut :
1. Pemakaian
huruf
2. Penulisan
huruf
3. Penulisan
kata
4. Penulisan
unsur
5. Pemakaian
tanda baca
Yang pertama ada Pemakaian
huruf,dalam EYD pemakaian huruf adalah bagaimana cara pemakaian huruf yang
benar sesuai dengan kaidah atau tata cara dalam EYD,pemakaian huruf tersebut
terbagi lagi menjadi 5 bagian diantaranya : 1.Huruf abjad 2.huruf vocal 3.huruf
konsonan 4.huruf diftong 5.gabungan huruf konsonan.Selanjutnya ada penulisan
huruf,disini penulisan huruf itu harus sesuai dengan EYD agar makna dari
penulisan kata tersebut dapat atau mudah dimengerti bagi para pembaca,penulisan
huruf tersebut terbagi lagi menjadi 2 jenis yaitu :
1. Penggunaan
Huruf Kapital
1.
Jabatan
tidak diikuti nama orang
2.
Huruf
pertama nama bangsa
3.
Nama
geografi sebagai nama jenis
4.
Setiap
unsur bentuk ulang sempurna
5.
Penulisan
kata depan dan kata sambung
2. Penulisan
Huruf Miring
1.
Penulisan
nama buku
Contoh:
Buku Jurnalistik Indonesia, Majalah Sunda Mangle, Surat
Kabar Bandung Pos.
- Penulisan penegasan kata dan
penulisan bahasa asing
Contoh: boat
modeling, aeromodeling, motorsport.
- Penulisan kata ilmiah
Contoh, royal-purple
amethyst, crysacola, turqoisa, rhizopoda, lactobacillus, dsb.
Selanjutnya
ada penulisan kata adalah penulisan kata yang biasa kita gunakan pada kehidupan
sehari – hari dan penulisan kata tersebut terbagi menjadi 9
jenis yaitu :
1.
Kata
dasar
2.
Kata
turunan ( kata berimbuhan )
3.
Kata
ulang
4.
Gabungan
kata
5.
Kata
depan/preposisi (di,ke,dari,dalam,kepada,pada)
6.
Kata
sandang ( si dan sang )
7.
Partikel
8.
Singkatan
dan akronim
9.
Angka dan
lambang bilangan
Setelah
penulisan kata,selanjutnya ada lagi tentang penulisan unsur serapan.Penulisan
unsur serapan disini maksudnya adalah seringkalinya mengambil dan menyerap
unsur asing tanpa memperhatikan aturan,situasi dan kondisi yang ada.Berdasarkan
taraf integritasnya ,unsur serapan dalam bahasa Indonesia dikelompokkan dua
bagian yaitu : 1.Secara adopsi 2.Secara adaptasi.
Dan
yang terakhir adalah pemakaian tanda baca,pemakaian tanda baca itu sendiri
sangat banyak dan masing – masing memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda –
beda pula contohnya adalah sebagai berikut :
1.
Tanda Titik (. )
1.
Tanda titik dipakai pada akhir kalimat
yang bukan pertanyaan atau seruan.
2.
Tanda titik dipakai pada akhir
singkatan nama orang.
3.
Tanda titik dipakai pada akhir
singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan sapaan
2. Tanda Koma ( , )
1.
Tanda koma dipakai di antara
unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan.
2.
Tanda koma dipakai untuk memisahkan
kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh
kata tetapidan melainkan.
3. Tanda Titik Koma (; )
1.
Tanda titik koma dapat dipakai untuk
memisahkan bagianbagian kalimat yang sejenis dan setara.
4. Tanda Titik Dua ( : )
1.
Tanda titik dua dipakai pada akhir
suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
2.
Tanda titik dua dipakai sesudah kata
atau ungkapan yang memerlukan pemerian.
5.
Tanda
Hubung ( – )
i.
Tanda hubung menyambung suku-suku kata
dasar yang terpisah oleh pergantian baris.
ii.
Tanda hubung menyambung awalan dengan
bagian kata di belakangnya, atau akhiran dengan bagian kata di depannya pada
iii.
Tanda hubung menyambung unsur-unsur
kata ulang.
6.
Tanda
Pisah ( – )
i.
Tanda pisah membatasi penyisipan kata
atau kalimat yang memberi penjelasan
khusus di luar bangun kalimat.
khusus di luar bangun kalimat.
ii.
Tanda pisah menegaskan adanya aposisi
atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas.
7. Tanda Elipsis ( … )
i.
Tanda elipsis menggambarkan kalimat
yang terputus-putus.
ii.
Tanda elipsis menunjukkan bahwa dalam
suatu petikan ada bagian yang dihilangkan.
Misalnya: Sebab-sebab
kemerosotan … akan diteliti lebih lanjut.
- Tanda Tanya ( ? )
- Tanda tanya dipakai pada akhir
kalimat tanya
- Tanda tanya dipakai di antara
tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang
kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
- Tanda Seru (!)
Tanda seru dipakai
sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah, atau yang
menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat.
- Tanda Kurung ( )
- Tanda kurung mengapit tambahan
keterangan atau penjelasan.
- Tanda kurung mengapit keterangan
atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan.
- Tanda kurung mengapit angka atau
huruf yang memerinci satu seri keterangan. Angka atau huruf itu dapat juga
diikuti oleh kurung tutup saja.
- Tanda kurung siku mengapit huruf,
kata, atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau
bagian kalimat yang ditulis orang lain.
- Tanda kurung siku mengapit
keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung.
- Tanda Petik (“… “)
1.
Tanda petik mengapit petikan langsung
yang berasal dari pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain. Kedua pasang
tanda petik itu ditulis sama tinggi di sebelah atas baris.
2.
Tanda petik mengapit judul syair,
karangan, dan bab buku, apabila dipakai dalam kalimat.
3.
Tanda Petik Tunggal ( ‘ … ‘ )
1.
Tanda petik tunggal mengapit petikan
yang tersusun di dalam petikan lain.
2.
Tanda petik tunggal mengapit terjemahan
atau penjelasan kata atau ungkapan asing (Lihat pemakaian tanada kurung)
4.
Tanda Ulang ( …2 ) (angka 2 biasa)
- Tanda Kurung Siku ([... ])
Tanda ulang dapat
dipakai dalam tulisan cepat dan notula untuk menyatakan pengulangan kata dasar.
- Tanda Garis Miring ( / )
1.
Tanda garis miring dipakai dalam penomoran
kode surat.
2.
Tanda garis miring dipakai sebagai
pengganti kata dan, atau, per, atau nomor alamat.
3.
Tanda Penyingkat (Apostrof) ( ‘ )
4.
Tanda apostrof menunjukkan penghilangan
bagian kata.
Langganan:
Postingan (Atom)