Jumat, 10 Januari 2014

ALINEA ( Membuat Draft Karangan Ilmiah )

APLIKASI ANALISA KESEHATAN MANUSIA BERBASIS ANDROID


Seiring dengan perkembangan zaman saat ini teknologi merupakan sebuah hal yang sangat diperlukan bahkan dibutuhkan oleh manusia dalam kehidupannya sehari – hari.Karena perkembangan teknologi sekarang sangatlah pesat, banyak sekali peralatan – peralatan elektronik berbasis sistem operasi seperti yang ada pada komputer.Misalkan handphone pada zaman sekarang yang sudah banyak menggunakan sistem operasi sperti ios,android,symbian dll.Maka sekarang handphone – handphone tersebut dijuluki sebagai smart phone yaitu handphone pintar,karena sebagian dari sistem dalam handphone tersebut sudah mendukung aplikasi – aplikasi sama seperti pada komputer.Karena teknologi pada saat ini sudah menjadi bagian hidup pada manusia maka tak jarang mereka sering menggunakan peralatam teknologi atau gadget tersebut kapan saja dan dimana saja untuk membantu kegiatan mereka sehari – hari.Contoh Aplikasi yang ingin saya buat misalnya aplikasi pengecekan kesehatan manusia pada android,aplikasi ini bertujuan untuk menganalisis kesehatan pada tubuh manusia seperti yang ada pada ilmu kedokteran.Sistem ini akan memberikan solusi ketika manusia memberikan sebuah pernyataan tentang kesehatan yang dialaminya dan alat tersebut akan mengkonfigurasi lalu akan memeberikan solusinya sesuai apa yang dialami atau dirasakan manusia tersebut.Aplikasi ini ditujukan untuk smart phone,tablet pc atau gadget lain yang berbasis sistem operasi android.

Rabu, 04 Desember 2013

KUTIPAN(QUOTATION) ABSTRAK DAN DAFTAR PUSTAKA

Kutipan abstrak pada pendahuluan

Seperti yang sudah dijelaskan pada bab pendahuluan,bahwa perkembangan teknologi pada zaman sekarang sangatlah pesat.Semua orang telah terbiasa dengan teknologi yang ada pada saat ini,karena teknologi itu sendiri dapat membantu/meringankan pekerjaan manusia.Begitupun dalam dunia perusahaan,dalam dunia perusahaan pasti memiliki manajemen system yang canggih dan juga up to date,dalam dunia perusaahan penggunaan teknologi yang sudah canggih dan up to date sangatlah berarti bagi perusahaan mereka,karena dapat menghasilkan produktifitas yang baik dan juga kinerja yang baik,selain itu juga mempermudah pengaksesan dalam komunikasi antar sesama karyawan dalam perusahaan tersebut.Salah satu system yang digunakan adalah system absensi elektronik pada karyawan.

Daftar pustaka :

  •          Peranginangin, Kasiman (2006). Aplikasi Web dengan PHP dan MySql. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.
  •        Soekirno, Harimurti ( 2005). Cara Mudah Menginstall Web Server Berbasis Windows Server 2003. Jakarta: Elex Media Komputindo.





Minggu, 24 November 2013

PERENCANAAN PENULISAN KARANGAN ILMIAH DAN KERANGKA KARANGAN

Kerangka penulisan ilmiah

JUDUL
ABSTRAK
LEMBAR PERSETUJUAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR LAMPIRAN
DAFTAR TABEL

BABI. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
B. Perumusan Masalah
C. Tujuan dan Manfaat Penulisan
1. Tujuan Penulisan
2. Manfaat Penulisan

BAB II. KAJIAN TEORITIS DAN METODOLOGI PENULISAN
A. Kajian Teoretis
B. Kerangka Berpikir
C. Metodologi Penulisan

BAB III. PEMBAHASAN (judul sesuai topik masalah yang dibahas)
A. Deskripsi Kasus
B. Analisis Kasus

BAB IV KESIMPULAN
A. Kesimpulan
B. Saran

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN-LAMPIRAN (termasuk sinopsis gambaran umum perusahaan yang ditulis)




                                                           














Aplikasi Surat Izin Karyawan Elektronik

BAB I PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah

Seiring dengan berjalannya waktu perkembangan zaman pada masa ini sangatlah pesat terutama dalam bidang IPTEK.Teknologi yangb sedang berkembang pada masa ini berada dalam Negara-negara maju terutama di Negara – Negara di Eropa seperti Amerika,Finlandia dan Jerman dan juga Asia seperti Jepang,Korea dan China kemajuan teknologi pada masa ini sangatlah berpengaruh terhadap kehidupan kita sehari – hari karena dengan kemajuan teknologi tersebut dapat mempermudah aktifitas dan pekerjaan kita dalam kehidupan sehari – hari.Perkembangan teknologi dalam Negara sendiri juga tidak kalah canggih dengan Negara – Negara tersebut,banyak orang – orang Indonesia yang menciptakan berbagai macam inovasi teknologi yang cukup baik dan juga menarik,tetapi sayang terkadang kurang perhatian dari pemerintah kita sendiri.Dalam kaitannya dengan perkembangan teknologi pada masa kini,Penulis mencoba untuk membuat aplikasi surat izin karyawan elektronik yang nantinya ditujukan untuk perusahaan.


Selasa, 12 November 2013

Candi Borobudur

Candi Borobudur adalah sebuah candi terbesar di Indonesia yang  terletak di Magelang,Jawa Tengah pada Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Bangunan Borobudur berbentuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Tingginya 42 meter sebelum direnovasi dan 34,5 meter setelah direnovasi karena tingkat paling bawah digunakan sebagai penahan. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran dan satu tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Sesuai mahzab Budha Mahayana, setiap orang yang ingin mencapai tingkat sebagai Budha mesti melalui setiap tingkatan kehidupan tersebut.Selain itu, terdapat pula relief yang menggambarkan kondisi masyarakat saat itu. Misalnya, relief tentang aktivitas petani yang mencerminkan tentang kemajuan sistem pertanian saat itu dan relief kapal layar merupakan representasi dari kemajuan pelayaran yang waktu itu berpusat di Bergotta (Semarang).Keseluruhan relief yang ada di candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha. Karenanya, candi ini dapat dijadikan media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha. Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam. Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia.


Jumat, 01 November 2013

INDONESIA


               Indonesia adalah Negara yang salah satunya ada di asia tenggara,selain itu Indonesia juga di lintasi oleh garis katulistiwa yang diapit oleh dua benua yaitu benua asia dan benua Australia serta terletak di antara samudra pasifik dan samudra hindia. Di Indonesia memiliki populasi sebesar 237 juta jiwa pada tahun 2010. Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan RakyatDewan Perwakilan Daerah dan Presiden yang dipilih langsung.Ibu kota Negara Indonesia ialah Jakarta. Indonesia berbatasan darat dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah SingapuraFilipinaAustralia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India.Yang menjadi ciri khas dari Negara Indonesia itu sendiri adalah Indonesia memiliki berbagai macam suku,budaya dan agama,tidak hanya itu tetapi Indonesia juga khas dengan tempat – tempat wisatanya,maka tidak sedikit dari para wisatawan domestik maupun wisatawan asing yang berkunjung ke tempat – tempat wisata yang ada di Indonesia ini.Tempat yang terkenal dan sering dikunjungi oleh para wisatawan adalah pulau bali,Pulau bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Ibukota provinsinya ialah Denpasar yang terletak di bagian selatan pulau ini. Mayoritas penduduk Bali adalah pemeluk agama Hindu.Selain memiliki pemandangan dan tempat pariwisata yang indah,di Bali juga memiliki banyak keragaman seni dan budayanya,itulah yang membuat para wisatawan baik dari luar negeri maupun dalam negeri berkunjung ke pulau bali,itulah sekilas dari keanekaragaman pulau bali selain pulau Bali masih banyak pulau – pulau di Indonesia yang memiliki ciri khasnya masing - masing.Selanjutnya ciri khas yang dimiliki oleh Negara Indonesia adalah dari segi kulinernya,di Indonesia banyak terdiri dari  34 provinsi.Provinsi dibagi menjadi 403 kabupaten dan 98 kota yang dibagi lagi menjadi kecamatan dan dibagi lagi menjadi kelurahan,kampung, desa atau istilah lain yang diakomodasi oleh Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.Dan dari setiap provinsi,kabupaten dan kota memiliki kuliner yang khas,sehingga banyak juga para wisatawan yang tidak hanya menikmati pemandangan saat berlibur tetapi mereka juga menikmati kuliner khas Indonesia yang lezat – lezat dan juga beraneka ragam.Itulah sedikit seputar tentang Negara Indonesia ini dengan berbagai macam keanekaragaman suku,budaya dan agamanya tetapi juga dari segi pariwisata dan kulinernya dan masih banyak lagi yang terdapat di Negara Indonesia ini.Kita sebagai WNI ( Warga Negara Indonesia ) ini tugasnya adalah wajib menjaga dan melestarikan suku dan budaya yang ada di Indonesia ini sehingga apa yang sudah dimiliki sebagai ciri khas di Negara Indonesia ini tidak di klaim lagi oleh Negara lain dan kita juga patut untuk mencintai produk buatan dalam negeri sendiri dan juga mendukung kreatifitas anak bangsa ini untuk memajukan Bangsa Indonesia ini sehingga Negara kita tidak kalah saing dengan Negara lain.

Sabtu, 26 Oktober 2013

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

EYD adalah kaidah atau tata cara penggunaan bahasa Indonesia untuk keteraturan dan keseragaman bentuk terutama dalam bahasa penulisan.Keteraturan Bentuk akan memberi ketepatan dan memperjelas makna dari bahasa itu sendiri dalam penggunaannya.Ejaan Yang Disempurnakan adalah ejaan yang berlaku sejak tahun 1972,ejaan ini menggantikan ejaan yang sebelumnya digunakan oleh Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi.Sekarang kita akan membahas tentang sejarah dari Ejaan Yang Disempurnakan,adapun sejarahnya adalah sebagai berikut :
Berdasarkan sejarah perkembangan ejaan,sudah mengalami perubahan system ejaan yaitu :
1.       Ejaan Van Ophuysen
2.       Ejaan Suwandi
3.       Ejaan Melindo (Melayu Indonesia)
4.       Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

Itu adalah sejarah perubahan system penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan,sekarang saya akan menjelaskan perubahan system tersebut
Ejaan Ophuysen                   Ejaan Republik (Ejaan Suwandi)         Ejaan Yang Disempurnakan(EYD)     
(1901-1947)                         (1947-1972)                                        (Mulai 16 Agustus 1972)
1.       Choesoes            1.Chusus                                              1.Khusus
2.       Djoem’at             2.Djum’at                                            2.Jumat
3.       Ja’ni                    3.Jakni                                              3.Yakni

Dari perubahan system diatas,perubahan terakhirlah yang digunakan hingga saat ini yaitu Ejaan Yang Disempurnakan(EYD).Selain perubahan system penulisan EYD,ada juga ruang lingkup yang berkaitan dengan penulisan EYD,ruang lingkup tersebut meliputi lima aspek sebagai berikut :
1.       Pemakaian huruf
2.       Penulisan huruf
3.       Penulisan kata
4.       Penulisan unsur
5.       Pemakaian tanda baca

Yang pertama ada Pemakaian huruf,dalam EYD pemakaian huruf adalah bagaimana cara pemakaian huruf yang benar sesuai dengan kaidah atau tata cara dalam EYD,pemakaian huruf tersebut terbagi lagi menjadi 5 bagian diantaranya : 1.Huruf abjad 2.huruf vocal 3.huruf konsonan 4.huruf diftong 5.gabungan huruf konsonan.Selanjutnya ada penulisan huruf,disini penulisan huruf itu harus sesuai dengan EYD agar makna dari penulisan kata tersebut dapat atau mudah dimengerti bagi para pembaca,penulisan huruf tersebut terbagi lagi menjadi 2 jenis yaitu :


1.      Penggunaan Huruf Kapital
1.       Jabatan tidak diikuti nama orang
2.       Huruf pertama nama bangsa
3.       Nama geografi sebagai nama jenis
4.       Setiap unsur bentuk ulang sempurna
5.       Penulisan kata depan dan kata sambung

2.      Penulisan Huruf Miring
1.       Penulisan nama buku
Contoh: Buku Jurnalistik Indonesia, Majalah Sunda Mangle, Surat Kabar Bandung Pos.
  1. Penulisan penegasan kata dan penulisan bahasa asing
Contoh: boat modeling, aeromodeling, motorsport.
  1. Penulisan kata ilmiah
Contoh, royal-purple amethyst, crysacola, turqoisa, rhizopoda, lactobacillus, dsb.
Selanjutnya ada penulisan kata adalah penulisan kata yang biasa kita gunakan pada kehidupan sehari – hari dan penulisan kata tersebut terbagi menjadi 9
 jenis yaitu :
1.       Kata dasar
2.       Kata turunan ( kata berimbuhan )
3.       Kata ulang
4.       Gabungan kata
5.       Kata depan/preposisi (di,ke,dari,dalam,kepada,pada)
6.       Kata sandang ( si dan sang )
7.       Partikel
8.       Singkatan dan akronim
9.       Angka dan lambang bilangan


Setelah penulisan kata,selanjutnya ada lagi tentang penulisan unsur serapan.Penulisan unsur serapan disini maksudnya adalah seringkalinya mengambil dan menyerap unsur asing tanpa memperhatikan aturan,situasi dan kondisi yang ada.Berdasarkan taraf integritasnya ,unsur serapan dalam bahasa Indonesia dikelompokkan dua bagian yaitu : 1.Secara adopsi 2.Secara adaptasi.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

EYD adalah kaidah atau tata cara penggunaan bahasa Indonesia untuk keteraturan dan keseragaman bentuk terutama dalam bahasa penulisan.Keteraturan Bentuk akan memberi ketepatan dan memperjelas makna dari bahasa itu sendiri dalam penggunaannya.Ejaan Yang Disempurnakan adalah ejaan yang berlaku sejak tahun 1972,ejaan ini menggantikan ejaan yang sebelumnya digunakan oleh Ejaan Republik atau Ejaan Soewandi.Sekarang kita akan membahas tentang sejarah dari Ejaan Yang Disempurnakan,adapun sejarahnya adalah sebagai berikut :

Berdasarkan sejarah perkembangan ejaan,sudah mengalami perubahan system ejaan yaitu :
1.       Ejaan Van Ophuysen
2.       Ejaan Suwandi
3.       Ejaan Melindo (Melayu Indonesia)
4.       Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)

Itu adalah sejarah perubahan system penggunaan Ejaan Yang Disempurnakan,sekarang saya akan menjelaskan perubahan system tersebut

Ejaan Ophuysen                   Ejaan Republik (Ejaan Suwandi)         Ejaan Yang Disempurnakan(EYD)     
(1901-1947)                         (1947-1972)                                        (Mulai 16 Agustus 1972)
1.       Choesoes            1.Chusus                                              1.Khusus
2.       Djoem’at             2.Djum’at                                            2.Jumat
3.       Ja’ni                       3.Jakni                                                  3.Yakni
Dari perubahan system diatas,perubahan terakhirlah yang digunakan hingga saat ini yaitu Ejaan Yang Disempurnakan(EYD).Selain perubahan system penulisan EYD,ada juga ruang lingkup yang berkaitan dengan penulisan EYD,ruang lingkup tersebut meliputi lima aspek sebagai berikut :
1.       Pemakaian huruf
2.       Penulisan huruf
3.       Penulisan kata
4.       Penulisan unsur
5.       Pemakaian tanda baca

Yang pertama ada Pemakaian huruf,dalam EYD pemakaian huruf adalah bagaimana cara pemakaian huruf yang benar sesuai dengan kaidah atau tata cara dalam EYD,pemakaian huruf tersebut terbagi lagi menjadi 5 bagian diantaranya : 1.Huruf abjad 2.huruf vocal 3.huruf konsonan 4.huruf diftong 5.gabungan huruf konsonan.Selanjutnya ada penulisan huruf,disini penulisan huruf itu harus sesuai dengan EYD agar makna dari penulisan kata tersebut dapat atau mudah dimengerti bagi para pembaca,penulisan huruf tersebut terbagi lagi menjadi 2 jenis yaitu :


1.      Penggunaan Huruf Kapital
1.       Jabatan tidak diikuti nama orang
2.       Huruf pertama nama bangsa
3.       Nama geografi sebagai nama jenis
4.       Setiap unsur bentuk ulang sempurna
5.       Penulisan kata depan dan kata sambung
2.      Penulisan Huruf Miring
1.       Penulisan nama buku
Contoh: Buku Jurnalistik Indonesia, Majalah Sunda Mangle, Surat Kabar Bandung Pos.
  1. Penulisan penegasan kata dan penulisan bahasa asing
Contoh: boat modeling, aeromodeling, motorsport.
  1. Penulisan kata ilmiah
Contoh, royal-purple amethyst, crysacola, turqoisa, rhizopoda, lactobacillus, dsb.
Selanjutnya ada penulisan kata adalah penulisan kata yang biasa kita gunakan pada kehidupan sehari – hari dan penulisan kata tersebut terbagi menjadi 9
 jenis yaitu :
1.       
        Kata dasar
2.       Kata turunan ( kata berimbuhan )
3.       Kata ulang
4.       Gabungan kata
5.       Kata depan/preposisi (di,ke,dari,dalam,kepada,pada)
6.       Kata sandang ( si dan sang )
7.       Partikel
8.       Singkatan dan akronim
9.       Angka dan lambang bilangan

Setelah penulisan kata,selanjutnya ada lagi tentang penulisan unsur serapan.Penulisan unsur serapan disini maksudnya adalah seringkalinya mengambil dan menyerap unsur asing tanpa memperhatikan aturan,situasi dan kondisi yang ada.Berdasarkan taraf integritasnya ,unsur serapan dalam bahasa Indonesia dikelompokkan dua bagian yaitu : 1.Secara adopsi 2.Secara adaptasi.
Dan yang terakhir adalah pemakaian tanda baca,pemakaian tanda baca itu sendiri sangat banyak dan masing – masing memiliki fungsi dan kegunaan yang berbeda – beda pula contohnya adalah sebagai berikut :

1.      Tanda Titik (. )
1.       Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.
2.       Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang.
3.       Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar, jabatan, pangkat, dan sapaan
2.       Tanda Koma ( , )
1.       Tanda koma dipakai di antara unsur-unsur dalam suatu pemerincian atau pembilangan.
2.       Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat setara yang satu dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata tetapidan melainkan.
3.       Tanda Titik Koma (; )
1.       Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian­bagian kalimat yang sejenis dan setara.

4.       Tanda Titik Dua ( : )
1.       Tanda titik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.
2.       Tanda titik dua dipakai sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian.
5.       Tanda Hubung ( – )
               i.      Tanda hubung menyambung suku-suku kata dasar yang terpisah oleh pergantian baris.
             ii.      Tanda hubung menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya, atau akhiran dengan bagian kata di depannya pada
            iii.      Tanda hubung menyambung unsur-unsur kata ulang.
6.       Tanda Pisah ( – )
               i.      Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberi penjelasan
khusus di luar bangun kalimat. 
             ii.      Tanda pisah menegaskan adanya aposisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas.
7.       Tanda Elipsis ( … )
               i.      Tanda elipsis menggambarkan kalimat yang terputus-putus.
             ii.      Tanda elipsis menunjukkan bahwa dalam suatu petikan ada bagian yang dihilangkan.
Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan … akan diteliti lebih lanjut.
  1. Tanda Tanya ( ? )
  1. Tanda tanya dipakai pada akhir kalimat tanya
  2. Tanda tanya dipakai di antara tanda kurung untuk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau yang kurang dapat dibuktikan kebenarannya.
  1. Tanda Seru (!)
Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah, atau yang menggambarkan kesungguhan, ketidakpercayaan, atau rasa emosi yang kuat.
  1. Tanda Kurung (   )
  1. Tanda kurung mengapit tambahan keterangan atau penjelasan.
  2. Tanda kurung mengapit keterangan atau penjelasan yang bukan bagian integral pokok pembicaraan.
  3. Tanda kurung mengapit angka atau huruf yang memerinci satu seri keterangan. Angka atau huruf itu dapat juga diikuti oleh kurung tutup saja.
  4. Tanda kurung siku mengapit huruf, kata, atau kelompok kata sebagai koreksi atau tambahan pada kalimat atau bagian kalimat yang ditulis orang lain.
  5. Tanda kurung siku mengapit keterangan dalam kalimat penjelas yang sudah bertanda kurung.
  6. Tanda Petik (“… “)
1.       Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dari pembicaraan, naskah, atau bahan tertulis lain. Kedua pasang tanda petik itu ditulis sama tinggi di sebelah atas baris.
2.       Tanda petik mengapit judul syair, karangan, dan bab buku, apabila dipakai dalam kalimat.
3.       Tanda Petik Tunggal ( ‘ … ‘ )
1.       Tanda petik tunggal mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain.
2.       Tanda petik tunggal mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing (Lihat pemakaian tanada kurung)
4.       Tanda Ulang ( …2 ) (angka 2 biasa)
  1. Tanda Kurung Siku ([... ])
Tanda ulang dapat dipakai dalam tulisan cepat dan notula untuk menyatakan pengulangan kata dasar.
  1. Tanda Garis Miring ( / )
1.       Tanda garis miring dipakai dalam penomoran kode surat.
2.       Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata dan, atau, per, atau nomor alamat.
3.       Tanda Penyingkat (Apostrof) ( ‘ )
4.       Tanda apostrof menunjukkan penghilangan bagian kata.